Kuala Namu International Airport, North Sumatra : Satu-satunya bandara kualifikasi 4-Star SkyTrax International Airport di Indonesia

Kuala Namu International Airport is the only Indonesian’s 4-star SkyTrax qualified international airport (with other 35 international airports in the world)

Diresmikan oleh Pak SBY tahun 2013 lalu, dalam jangka waktu 2 tahun di tahun 2015 Bandara KNIA Sumatra Utara berhasil meraih prestasi membanggakan ini. Dengan fasilitas lengkap dan pengaturan alur lalu lintas kendaraan serta penumpang yang fix serta railway train satu2ny, plus kebersihan bandara yg emg lumayanlah. Awal tahun depan ke bandara KNIA juga sudah bisa lewat jalan tol baik dari Medan maupun Deli Serdang, serta jalur KA double track dan jalur layang KA yg juga akan selesai akhir tahun depan untuk mempercepat perjalanan KA ke bandara.

Diharapkan tetap konsisten service dan qualitiny, sehingga dalam 1 dekade ke depan bisa dapet peringkat 5-star (saat ini hanya ada 36 bandara internasional dunia yang 4-star termasuk KNIA, dan hanya ada 8 bandara yang 5-star)

Challenge antara lain pengaturan taxi 2, bagian kedatangan (Arrival) yang masih relatif kalah jauh dibanding keberangkatan (Departure) terutama tempat penjemput menunggu, suasana sesak di bagian keberangkatan kalo peak time – untung ud bnyk self-checkin, fasilitas air minum di jalur internasional, dan area parkir yg pohon2ny masih pada kecil sehingga panas, dsb.

http://jakartaglobe.id/news/kualanamu-international-airport-gets-four-star-rating-skytrax/

Advertisements

Treasuring North Sumatra Railway and Stations (KA Sumatra Utara & Aceh) : ex-Sunggal Railway Station in Klambir Lima Village

This is a former railway station located between Medan city and Binjai city, North Sumatra Province. The name is Sunggal Station
Ini adalah ex-stasiun kereta api yang terletak antara Kota Medan dan Kota Binjai. Namanya Stasiun Sunggal.


https://postimg.org/image/aw1us9t3t/34c3390c/
https://www.google.co.id/maps/@3.6136683,98.5898667,13z?hl=en

As it stands, the remaining building is unused and looks a bit shattered inside. However as a whole, the building is still intact and could meet future’s reparation and use. The paint is broken and dry, but the stamp of KAI company is still attached to the wall.
Continue reading

Treasuring North Sumatra Railway (KA Sumatra Utara & Aceh : Divre 1) – Pulo Brayan Railway Station

Still at the same time when I come to Belawan Railway Station, on a rainy afternoon I visited another old station, Pulo Brayan Railway Station. The station is reserved as a placeholder (Dipo) for trains in 1st Regional Division Indonesian Railway (Divre1) area. This station lies in between Medan downtown, Medan Railway Station, and Belawan Railway Station, the port city in the Northern area of Medan metropolitan.

Di waktu yang sama ketika saya mengunjungi Stasiun Kereta Api Belawan, siang yang hujan rintik-rintik, saya mengunjungi stasiun tua lainnya, Stasiun Kereta Api Pulo Brayan. Stasiun ini dipusatkan sebagai Dipo kereta api di area Divre 1 Kereta Api Indonesia. Stasiun ini terletak di jalur antara Kota Medan dengan Stasiun Belawan, dekat Pelabuhan Belawan yang ada di sebelah Utara Kota Medan.

 

The old station building is standing still. However due to inactivity on the station except for freight trains to Belawan Port, it is unused and looked more like a heritage building rather than an active operational station. The platform is quite spacey with some officers on standby. Train placeholder is located about 500 m in the northern side of the station.

Gedung stasiunnya masih ada dalam kedaaan baik. Namun karena jalur KA ini tidak aktif selain dari sejumlah KA barang menuju pelabuhan Belawan, gedung stasiun terlihat seperti sebuah bangunan peninggalan bersejarah dibanding gedung stasiun yang aktif. Bagian peron stasiun terlihat cukup luas dan ada sejumlah petugas KA yang standby. Dipo kereta terletak sekitar 500 meter sebelah Utara stasiun.

Continue reading

Gerbang Tol Lubuk Pakam : Progress Jalan Tol Medan – Tebing Tinggi (Tanjung Morawa – Kuala Namu – Tebing Tinggi)

Gerbang tol Lubuk Pakam merupakan simpang tol ketiga dari arah Medan setelah interchange Perbarakan yang menuju Bandara Kuala Namu dan interchange Paluh Kemiri.

Dari arah Medan, lokasi gerbang tolny berada sekitar 2 km setelah lampu merah simpang empat Lubuk Pakam. Boleh dikatakan lebih ke arah Jalan Perbaungan / Jembatan Sungai Ular.

Gerbang tol ini nanti cocok dipakai oleh:

  1. Kendaraan dari Kota Perbaungan yang hendak menuju Medan (lebih dekat ke GT ini daripada ke GT Perbaungan yang masih harus ke arah Bengkel)
  2. Kendaraan dari sisi Timur Lubuk Pakam, Ramonia, Beringin, Pagar Merbau yang hendak menuju ke Medan
  3. Semua kendaraan dari arah Lubuk Pakam yang mau menuju ke Tebing Tinggi / Pematang Siantar.

Kalau kendaraan dari Kota Lubuk Pakam / Pemda / Stadion / Jalinsum Tj Morawa – Lubuk Pakam yang menuju Medan, lebih dekat menggunakan akses GT Paluh Kemiri ketimbang GT Lubuk Pakam, karena masih harus memutar jauh ke arah Timur, melewati macet di depan Terminal Bus dan Simpang Empat lampu merah.

Bagian Interchangenya sudah selesai dikerjakan sejak Tahun Baru. Berbeda dengan interchange di Paluh Kemiri, Perbaungan, dan Teluk Mengkudu yang sampai Maret 2017 masih dalam proses pengerjaan.

Kemudian dari atas jembatan interchange, terlihat bagian utama ruas jalan tol yang sudah selesai konstruksi, foto kiri ke arah Tebing / Pem. Siantar, foto kanan arah ke Medan

Akses tol ke GT Lubuk Pakam – Jalinsum juga sudah selesai, foto di kiri ke gerbang tol, foto di kanan arah ke interchange/bagian jalan tol utama

 

Di bawah ini foto2 lain area sekitar interchange, termasuk bagian bawah jalan dimana ada beberapa jalan kampung yang sudah bagus menghubungkan desa2 sekitar interchange Lubuk Pakam ini

Binjai : Tengku Amir Hamzah Street (Binjai – Stabat Sumatra Highway)

Jl. Tengku Amir Hamzah / Raya Binjai – Stabat

Distance : +/- 6 km from Binjai Bus Station to the border with Deli Serdang District
This highway in North Sumatra connects Binjai city and Stabat, capital city of Langkat District, just around 20 km from Medan. It is part of Eastern National Sumatra Highway.The street is named after a national hero from Langkat District, Tengku Amir Hamzah.

Next year, Medan – Binjai Toll Road will be used to go to/from Aceh and Langkat District at the expense of this road, thus vehicles do not have to pass through Binjai downtown.

maps

In the Binjai downtown area, the road has separator

Continue reading

Progress Pembangunan Stasiun Batang Kuis – Divre 1 Kereta Api Sumatra Utara / Aceh (Maret 2017)

Progress Stasiun Baru Batang Kuis

Kali ini saya berkesempatan melihat-lihat sekitar Stasiun Batang Kuis, dimana bangunan stasiun baru saat ini sedang dikerjakan secara intensif.

MAPS

ST BATANG KUIS

Bangunan stasiun baru, di sisi Selatan rel KA. Rel di foto ini mengarah ke Medan. Terlihat rel KA baru (double track) di sisi paling kanan itu

Deli Serdang - Batang Kuis (10)_800x600

Bangunan stasiun, kali ini dari arah berlawanan rel di foto mengarah ke Kuala Namu / Tebing Tinggi. Peron menghadap ke Utara, ke kana arah Selatan adalah menuju Tanjung MorawaDeli Serdang - Batang Kuis (15)_800x600

Continue reading

Treasuring North Sumatra Railway (KA Sumatra Utara Aceh : Divre 1) – Belawan Railway Station

We now come to the most northern railway station of Indonesia (which is still active), Belawan Railway Station in Belawan, part of Medan city in North Sumatra. The address is in Jl. Kapten Raden Julian, Medan Belawan

Kali ini kita berkunjung ke stasiun kereta api paling Utara di Indonesia (stasiun yang sedang aktif), yakni Stasiun Belawan, yang terletak di Belawan, Medan, Sumatra Utara. Alamat stasiun ini adalah di Jl. Kapten Raden Julian, Medan Belawan.

(click on the image to see larger size..feel free to copy image but keep the watermarking copyright)

Continue reading