(calon) Stasiun Sukaresmi, Bogor

(Calon)Stasiun Sukaresmi

Ini adalah calon stasiun baru yang terletak d antara st Bogor dan st Cilebut (kira2 2,5 km dr Cilebut ke Selatan). DIrencanakan utk membantu mengurangi kepadatan Stasiun Bogor.

To the point, Stasiun ini masih galau status pembangunanny Pemkot ud hampir nyelesakan pembangunan jalan akses dari Sholeh Iskandar / Jl Baru Kedung Halang hingga 500 m lebih ke calon lokasi stasiun, tp pembebasan lahan untuk stasiunny oleh PT KAI masih malu2, jd pmbangunan jalan akses dengan rigid ini pun sepertiny terhenti dan malah jadi tempat anak2 alay buat nongkrong. Pdhl tadiny target operasional adalah tahun ini :ohno:

Oh ya, rencanany stasiun Sukaresmi juga bakal jad tempat [B]stabling[/B], penyimpanan rangkaian kereta. [B]Gardu Listrik ALiran Atas Kedung Badak[/B] milik PT KAI yg sudah lama ada di sini sepertiny akan mendukung fungsi stasiun tersebut

^^ Saya ms belum ngeh titik bangunan stasiun persisiny di mana walau bisa diperkirakan. Yang merah kmgkn calon lokasi stasiun, yg merah jambu itu jl akses dri Sholeh Iskandar ke stasiun, aspal rigid beton, yg coklat itu jalan yang sudah ada dan kemungkinan besar jd akses stasiun dr Raya Cilebut. Hitam rel KA, orange Jl Raya Cilebut, dan abu2 kemungkinan jadi tempat parkir, areany kosong.

Continue reading

Advertisements

Map of Commuter Line Train Journeys of Jabodetabek (Jakarta-Bogor-Depok-Tangerang-Bekasi) with distances — Peta Rute Perjalanan KRL Commuter Line Jabodetabek UPDATE 2017 (lengkap dengan jarak antar stasiun)

This is the designated map of Commuter Line Train (KRL Commuter Line) of Jabodetabek Metropolitan Area updated as per April of 2017 (it is using electrified train system)

Berikut ini adalah peta rute perjalanan Kereta Rel Listrik (KRL) Commuter Line Jabodetabek Gapeka 2017 (update April 2017).

Starting from 1st of April 2017, the train journey towards Serpong – Parung Panjang – Maja has now been extended into Rangkasbitung, the capital city of Lebak District, in Banten. All local economy trains from Jakarta to Rangkasbitung have been stopped, changed with Commuter Line Train. Cost is fixed IDR 8000 from Tanah Abang Railway Station in Jakarta to Rangkasbitung.

Mulai 1 April 2017, perjalanan KRL arah Serpong kini diperpanjang sampai Rangkasbitung. KA lokal Rangkas sudah ditiadakan, fully KRL sampe Rangkasbitung 🙂 . Untuk perjalanan KRL dari Stasiun Tanah Abang menuju Rangkasbitung, tarifnya sebesar Rp 8.000.

Another update, from total 154 KRL train trips travelling from Bekasi to Jakarta Kota, there are 8 trips which routes are switched to go through Pasar Senen Railway Station (previously all Bekasi – Jakarta Kota train journeys are passing through Manggarai – Cikini – Gondangdia railway stations).  4 trips from Bekasi to Jakarta Kota, and another 4 trips from Jakarta Kota to Bekasi.
Means that 4 trips from Bekasi will turn right in Jatinegara Railway Station, instead of going straight to Manggarai Railway Station. This will help passengers who wants to go to area near Senen – Kemayoran, etc. All the other remaining trips are still going through Manggarai Railway Station as usual.

Kemudian ada 8 perjalanan KRL Bekasi – Jakarta Kota yang kini akan melalui Stasiun Pasar Senen, tidak lagi melalui Manggarai. Artinya KRL dari Bekasi tsb saat di Jatinegara akan berbelok kanan menuju Gang Sentiong – Senen – Kemayoran – Rajawali, tidak melalui Manggarai. Ingat hanya 8 perjalanan saja, dari total 154 perjalanan KRL Bekasi – Jakarta Kota.
Perjalanan KRL Bekasi yang lain tetap melalui Stasiun Manggarai – Cikini – Gondangdia menuju Stasiun Kota seperti biasa. Ini akan membantu penumpang dari Bekasi yang memang hendak ke tujuan Pasar Senen, Kemayoran, dan skitarnya.

(To zoom the picture or view bigger map, please visit:
untuk gambar ukuran besar atau hendak men-zoom, sila visit ke: https://drive.google.com/file/d/0ByqRclZHV2FVY1FDNDM0THctdWM/view?usp=sharing
atau https://s18.postimg.org/m0mwzaat5/Peta-_Rute-_KRL-2017-1.jpg)

Since 1st of October 2016, PT KCJ (Commuter Line Operation Company) introduced new train fare according to the distance between stations. For the first 25 km, passengers will be charged IDR 3000, and then IDR 1000 for each additional 10km distance. Don’t worry, going with Commuter Train in Jabodetabek is very cheap, you should have more than enough money to cover that (the longest distance which around 120 km shall cost you IDR 14.000 / app. US$ 1.1, extremely cheap isnt it? 🙂 )

Sejak 1 Oktober 2016 kemarin, PT KCJ (Commuter Line) memperkenalkan tarif KRL berdasarkan jarak antar stasiun. 1-25 km pertama tarif adalah Rp 3000 kemudian ditambah 1000 untuk 10 km berikutny.

Remember when doing transaction, you also have to pay deposit IDR 10.000, which you can claim after arriving in your destination railway station.

But it is recommended, due to huge people using Commuter Line train and avoiding queue on the check, use some top-up cards issued by Indonesian Bank like Flazz BCA Bank, E-Money Mandiri Bank, etc. Don’t worry, you can also purchase the card on the station, tell the cashier/counter that you want to buy Multi-Trip Card.

The card (which you will tap in gate-in and gate out of railway stations) shall cost IDR 50.000 consists of administration cost IDR 20.000 + your card account balance IDR 30.000, and later you can add the amount on the station cashiers.

****

In the future, the KRL train will also extend its way towards the East to reach Cikarang Railway Station, West Java which is the central of many big industrial zones and big factories. Some railway stations between Bekasi and Cikarang like East Bekasi, Tambun, and Cikarang have been going through extensive modernization and renovation to prepare for Commuter Line trips (previously, only local economy trains that stop on these stations from Jakarta).
Soon after the Double-Double Track Railway Project (4 railway lanes from Jakarta to Bekasi) is finished, the Commuter Line trips to Cikarang are expected to see the light of the day.

Ke depan juga KRL akan mencapai Stasiun Cikarang, Jawa Barat. Stasiun2 seperti Bekasi Timur, Tambun, dan Cikarang saat ini sudah hampir kelar proses renovasi agar mendukung perjalanan KRL. Segera setelah proyek Double Double Track (4 rel sejajar) dari Manggarai sampai Bekasi selesai, maka KRL ke Cikarang akan mulai dioperasikan dan jumlah perjalanan KRL ke arah Bekasi akan bertambah.

 

My Diary – Naik KRL Bogor – Depok – Jakarta Kota (Train Bogor – Jakarta)

(klik gambar untuk ukuran besar / click image for larger view)

by Andre Sihotang

Perjalanan KRL Commuter Jabodetabek kali ini dimulai siang hari dengan menaiki kereta sekitar pukul 12 dari Kota Bogor, kira-kira 45 km di sebelah Selatan Jakarta. Hari siang itu lumayan cerah, saat yang tepat untuk traveling dan mengambil foto.

bagi yang ingin mengetahui jadwal perjalanan KRL Commuter Line dari Stasiun Bogor (tujuan Kota ataupun Tanah abang / Jatinegara) silakan klilk di sini

Salah satu hal yang paling menyenangkan, kini stasiun2 di jalur Jakarta – Bogor ini sudah lumayan bersih dan rapi, dengan pintu masuk/keluar dan tempat parkir yang sangat memadai. Tidak ada lagi kios2 pedagang, pedagang asongan, gelandangan atau pengemis yang berkeliaran di dalam stasiun, serta kamar mandi / toilet yang juga bersih dan gratis pula 🙂

Please enjoy my diary

1. STASIUN BOGOR
Saya tiba di stasiun kira-kira 10 menit sebelum kereta yang akan naiki dijadwalkan berangkat. Jam 12 siang, suasana stasiun tidak terlalu ramai seperti di pagi atau sore hari.

Stasiun KA Bogor arah Utara, itulah KRL yang akan saya naiki

Stasiun KA Bogor arah Utara, itulah KRL yang akan saya naiki


Continue reading

My Diary : Naik KRL Lingkar Jakarta (Loop Line) Tanah Abang – Kampung Bandan – Jatinegara

Tahun lalu, PT. KAI Commuter Jabodetabek memperkenalkan rute KRL baru Bogor – Manggarai – Tanah Abang – Jatinegara (Lingkar Jakarta) dari yang sebelumnya hanya Bogor sampai Tanah Abang saja. Jumlah perjalanannya hingga tahun 2013 ini juga semakin bertambah banyak.

(untuk melihat jadwal terbaru Perjalanan KRL dari Stasiun Tanah Abang lihat di sini

Beberapa minggu lalu, akhirya kesampaian juga niat saya mencoba langsung rute KRL yang sedikit agak unik ini (biasanya kan KRL difokuskan sebagai kereta bagi para commuter dari Jakarta ke berbagai daerah hinterland Jabodetabek seperti Bogor, Serpong, Tangerang, dan Bekasi). Saya berangkat dari Stasiun Tanah Abang.

(silahkan klik gambar/picture untuk melihat ukuran besar atau full-size)

1. STASIUN TANAH ABANG
???????????????????????????????
Continue reading

My Diary : Naik KRL AC dari Bogor ke Depok

Perjalanan dengan KRL merupakan bagian kehidupan dari sebagian besar masyarakat Jabodetabek, termasuk masyarakat di Bogor dan Depok.
Mulai dari anak sekolah, mahasiswa, penduduk, commuter/pekerja di Jakarta, pelancong, dan orang-orang yang memiliki kepentingan di kota2 ‘anggota’ wilayah Jabodetabek.

Saya mencoba merekam sedikit memori mengenai perjalanan dengan KRL dari Bogor ke Depok dengan menggunakan KRL AC. Dilengkapi juga dengan foto-foto yang diambil dengan menggunakan Handphone.
Sengaja saya memilih jadwal perjalanan sore agar tidak begitu ramai dan mudah untuk mengambil foto dari kereta.

KRL yang saya tumpangi berangkat dari jalur 3 dengan jadwal keberangkatan pukul 15.05 sore

Stasiun Bogor, KRL menunggu jadwal keberangkatan

Stasiun Bogor, KRL di jalur 3 menunggu jadwal keberangkatan

Suasana penumpang tidak begitu ramai. Memang ada sejumlah penumpang yang berdiri tapi tidak terlihat kepadatan seperti pada saat pagi hari dari Bogor. Dengan model ‘paparazi‘ saya mengambil gambar suasana dalam kereta

Continue reading

Medan – Binjai Travelling with Commuter Train

Spending a lot of time dwelling with Indian old and hectic trains and Jakarta frustrating trains, it’s time to get down a bit with a train in my city.

Medan is my home town, the capital city of North Sumatra Province, Indonesia. BInjai is the satellite city of Medan, located in the West of Medan about 10 km separating space between each border.

With the growing number of commuters from Binjai and around spending the daylight in Medan (working, studying, trading, shopping, etc) the Indonesian Railway Company (PT. KAI) finally decide to hit the market with the commuter train, using diesel fuel, by serving passengers between both city, that until that time, can only using land road to visit each city. I calculate about 17 km is the distance covered by Medan-Binjai train, connecting both cities downtown.

Named as Sri Lelawangsa, the train is comprised of 4 compartments with 1 locomotive. Short but it is make sense since the distance covered by the train will be less than 20 km. The advantage by using this train is that the train will carry the passengers into the heart of Medan City and Binjai too, so no need to take bus from the rural area to the downtown.

Medan - Binjai Commuter Train in Medan Railway Station (copyright Medan Magazine)

Continue reading