PEMROGRAMAN TERSTRUKTUR, PEMROGRAMAN BERORIENTASI OBJEK SERTA PERBEDAANNYA

Sedikit ilmu bedanya pemrograman OOP dan pemrograman terstruktur

amriansyach

SISTEM PENUNJANG KEPUTUSAN [SPK]

PEMROGRAMAN TERSTRUKTUR, PEMROGRAMAN BERORIENTASI OBJEK SERTA PERBEDAANNYA

L.M. AMRIANSYAH

E1E1 09084


 

  • Pemrograman Terstruktur

Tujuan utama pemrograman terstruktur adalah membuat program lebih efisien (dengan baris kode lebih sedikit) dan lebih terorganisasi (lebih mudah dibaca) serta memilki notasi yang lebih bagus sehingga memili deskripsi yang jelas dan benar.

1. Menentukan logika program menggunakan pendekatan atas-bawah.
Menentukan logika program sama seperti membuat kerangka skripsi sebelum memulai menulisnya. Desain program atas-bawah dilakukan dengan mengidentifikasi elemen atas, atau modul, dari suatu program lalu memecahkanya secara urut sampai tingkat detail terendah. Desain ini digunakan untuk mengidentifikasi langkah pemrosesan program, atau modul. Setelah program didesain, coding sesengguhnya pun dilakukan dari bawah ke atas dengan menggunakan pendekatan modular

Modularisasi: konsep modularisasi sangat penting. Modularisasi sangat menyederhanakan pengembangan program karena setiap bagian bisa dikembangkan dan diuji secara terpisah. Modul merupakan langkah pemrosesan dari suatu program. Masing-masing modul tersusun atas pernyataan pernyataan program yang…

View original post 1,979 more words

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s