My Diary : Naik KRL Commuter Line Jakarta Kota – Bekasi

Ini adalah episode terakhir dari seri diary train travelling saya selepas perjalanan naik KRL Commuter Line di wilayah Jabodetabek (kecuali ada rute KRL baru yang bakal muncul di kemudian hari)

(klik gambar untuk melihat ukuran besar)

Rute Perjalanan KRL Jakarta Kota - Bekasi (warna biru)

Rute Perjalanan KRL Jakarta Kota – Bekasi (warna biru)

Memang agak lama baru saya punya waktu untuk mencoba rute KRL Jakarta – Bekasi. Alasannya sederhana, tidak ada sesuatu yang membuat saya harus naik KRL rute ini. Rute rumah – belajar saya adalah Jakarta – Bogor sementara rute ke tempat kerja saya dulu dan tempat bertualang lebih bnyk ke arah Barat krn lebih dekat, yakni ke arah Tangerang dan arah Serpong.

Perjalanan sengaja saya lakukan pagi hari, karena saya sama sekali nggak punya bayangan bagaimana kesibukan kereta ini sehari2, apakah hanya padat di peak hours atau jam2 lainnya juga. Maklum, baru pertama kali mencoba. Maka biar lebih aman, saya ambil rute Jakarta Kota – Bekasi yg berangkat puku; 07.30 pagi, melawan arah commuter dan juga asumsi kalo pagi2 banget ngga banyak orang bepergian ke arah luar Jakarta.

1. STASIUN KOTA
Suasana Stasiun Kota saat itu cukup ramai namun jauh dibandingkan dengan keadaan saat KRL baru tiba atau situasi di sore-malam hari. Ada juga penumpang kereta jarak jauh yang menunggu jadwal berangkat di pagi hari.

Stasiun Jakarta Kota pagi hari

Stasiun Jakarta Kota pagi hari

Waktu tepat menunjukkan Pukul 07.31 pagi saat pengumuman dari pengeras suara bahwa KRL Bekasi telah mendapat lampu hijau dan dapat diberangkatkan.

KRL Commuter Line tujuan Bekasi

KRL Commuter Line tujuan Bekasi

Beberapa KRL yg diberangkatkan dari Jakarta Kota baik tujuan Bogor maupun Bekasi pagi hari itu jumlah penumpangnya sangat sedikit, berbeda saat KRL-KRL tersebut tiba di Stasiun Kota beberapa saat sebelumnya.

Pagi itu penumpang KRL baik yang ke Bekasi maupun Bogor sangat sepi.... waktu yg tepat untuk diary-ku

Pagi itu penumpang KRL baik yang ke Bekasi maupun Bogor sangat sepi…. waktu yg tepat untuk diary-ku

KRL pun berangkat perlahan meninggalkan peron Stasiun Kota ke arah Timur untuk selanjutnya berbelok ke Selatan

KRL mulai bergerak perlahan meninggalkan Stasiun Kota

KRL mulai bergerak perlahan meninggalkan Stasiun Kota

Sama sewaktu menjalani rute Bogor – Jakarta Kota, pemandangan sekitar rel KA layang yang mulai setelah meminggalkan Jkarta Kota selalu menawan, apalagi pagi itu sangat cerah sehingga kamera HP saya sudah dapat mengabadikan dengan cukup baik.

Pemukiman kawasan Mangga Dua yang terlihat dari atas rel KA

Pemukiman kawasan Mangga Dua yang terlihat dari atas rel KA

Jl. Pangeran Jayakarta

Jl. Pangeran Jayakarta

View pemukiman dan skyscraper Jakarta di pagi hari, tpat sebelum memasuki Stasiun Jayakarta

View pemukiman dan skyscraper Jakarta di pagi hari, tpat sebelum memasuki Stasiun Jayakarta

2. STASIUN JAYAKARTA

2 menit kemudian KRL tiba di Stasiun Jayakarta. Stasiun yang lokasinya cukup dekat dengan daerah Pasar Pagi Mangga Dua, Mangga Dua Mal ini terlihat sepi pagi itu. Kecuali penumpang yang turun dari KRL yang baru tiba darii Bogor atau Bekasi, nyaris tidak ada pergerakan penumpang sama sekali di stasiun yang cukup besar itu. Termasuk yang naik ke KRL BEkasi ini, jumlahnya sedikit sekali.

Stasiun Jayakarta

Stasiun Jayakarta

Peron stasiun yang sepi

Peron stasiun yang sepi

Stasiun Jayakarta2

Stasiun Jayakarta2

<img src=”https://ridethewind.files.wordpress.com/2014/09/2-jayakarta-8.jpg” alt=”Jalan Mangga Besar yang terlihat cerah, thanks to the clear morning sun” width=”360″ height=”240″ class=”size-medium wp-image-3709″ Jalan Mangga Besar yang terlihat cerah, thanks to the clear morning sun

Suasana salah satu gerbong KRL Bekasi yang sepi melompong

Suasana salah satu gerbong KRL Bekasi yang sepi melompong

3. STASIUN MANGGA BESAR

Stasiun Mangga Besar

Stasiun Mangga Besar

Stasiun Mangga Besar 2

Stasiun Mangga Besar 2

Entah karna pergerakan penumpang yang sangat sedikit atau memang sudah dipatok demikiian, sejak Stasiun Jaypintu KRL hanya terbuka kurang dari 5 detik dan segera menutup kembali. Kesannya KRL hanya formalitas berhenti aja πŸ˜€

Stasiun Mangga Besar 3

Stasiun Mangga Besar 3

Rel KA layang yg terlihat dari sisi kereta

Rel KA layang yg terlihat dari sisi kereta

4. STASIUN SAWAH BESAR
KRL masih terus bergerak dengan lambat – yang tentu saja bikin senang penumpang yang ingin melihat-lihat pemandangan sekitar, apalagi gerbong-gerbong kereta tidak banyak terisi dengan penumpang. Kali ini stasiun berhenti di stasiun Sawah Besar, dimana pemandangan suasana kota Jakarta Pusat mulai terlihat dengan jelas.

Stasiun Sawah Besar

Stasiun Sawah Besar

Stasiun Sawah Besar 2

Stasiun Sawah Besar 2

View dari rel sebelum Stasiun Sawah Besar

View dari rel sebelum Stasiun Sawah Besar

5. STASIUN JUANDA
Stasiun ini dekat dengan : Monas, Medan Merdeka, Pasar Baru, Mesjid Istiqlal, Gereja Katedral, Angkot ke Pasar Senen

Stasiun terdekat dengan Monas dan Mesjid Istiqlal ini menjadi perhentian KRL berikutnya. Di stasiun ini ada cukup banyak penumpang yang masuk dibandingkan dengan stasiun-stasiun sebelumnya.

Stasiun Juanda 1

Stasiun Juanda 1

Stasiun Juanda 2

Stasiun Juanda 2

Kawasan Pasar Baru - Jl. IR H Juanda

Kawasan Pasar Baru – Jl. IR H Juanda

Beberapa detik setelah KRL meninggalkan Stasiun Juanda, terlihat Kali Ciliwung di sisi kanan bawah rel layang yang sedang dalam proses normalisasi.

Kai Ciliwung di sisi kanan rel

Kai Ciliwung di sisi kanan rel

Begitu meninggalkan stasiun Juanda menuju Monas, KRL yang bergerak lambat itu dengan jelas ‘memperlihatkan’ view jalan dan bangunan2 terkenal di pusat kota Jakarta seperti Monas, Jalan Medan Merdeka, Kementerian ESDM, Kostrad, Mahkamah Agung, Kantor Gubernur DKI, dan lainnya. Ini foto Monas yang terlihat jelas dari KRL (sangat beruntung KRL-nya berjalan lambat, jadi gak begitu sulit mengambil foto πŸ˜€ )

Monas terlihat dari atas rel KA selepas Stasiun Juanda

Monas terlihat dari atas rel KA selepas Stasiun Juanda

6. STASIUN GONDANGDIA

Stasiun Gondangdia 1

Stasiun Gondangdia 1

Stasiun Gondangdia 2 - sisi Timur

Stasiun Gondangdia 2 – sisi Timur

Stasiun Gondangdia 3 - sisi Barat, pintu terbuka di sisi ini kalo ke arah Bekasi

Stasiun Gondangdia 3 – sisi Barat, pintu terbuka di sisi ini kalo ke arah Bekasi

View daerah Gondangdia yang banyak pohon2 besar dan hijau

View daerah Gondangdia yang banyak pohon2 besar dan hijau

7. STASIUN CIKINI
Stasiun ini dekat dengan : Cikini, Menteng, Tugu Proklamasi, RS Cipto Mangunkusumo, Universitas Indonesia Kampus Salemba, Jalan Diponegoro, Salemba – Matraman, Taman Surapati

Kantor Lurah Menteng, Cikini terlihat dari atas rel

Kantor Lurah Menteng, Cikini terlihat dari atas rel

Stasiun Cikini 1

Stasiun Cikini 1

Stasiun Cikini 2

Stasiun Cikini 2

Stasiun Cikini 3

Stasiun Cikini 3

PErsimpangan Jl. Cikini Raya - Diponegoro -Proklamasi - arah ke Salemba

PErsimpangan Jl. Cikini Raya – Diponegoro -Proklamasi – arah ke Salemba

Universitas Bung Karno terlihat dari atas rel sisi Timur Cikini

Universitas Bung Karno terlihat dari atas rel sisi Timur Cikini

Terlihat penumpang di kereta yang akan turun di Stasiun Manggarai - sampai di sini penumpang tetap sepi

Terlihat penumpang di kereta yang akan turun di Stasiun Manggarai – sampai di sini penumpang tetap sepi

8. STASIUN MANGGARAI
Stasiun ini dekat dengan : Pasaraya Manggarai, Terminal Manggarai, Jalan Tambak, Tugu Proklamasi, Menteng, Kuningan

Dalam perjalanan ‘menurun’ dari rel layang menuju Manggarai, terlihat view sekitar daerah Manggarai termasuk pemukiman liar yang banyak terlihat

Pintu Air Manggarai

Pintu Air Manggarai

Stasiun Manggarai 2

Stasiun Manggarai 2

Agak heran juga kenapa hingga Stasiun Manggarai jalannya KRL cukup lambat. Namun delay yang selama ini biasa saya rasakan di Stasiun Gondangdia dan Cikini sebelum Manggarai tidak terjadi dalam perjalanan pagi ini. Mungkin karena traffic KA di Manggarai di pagi hari jam-jam segitu tidak terlalu ramai.

Stasiun Manggarai - terlihat di sisi Barat KRL yang baru datang dari arah Sudirman / Tanah Abang menuju ke Bogor

Stasiun Manggarai – terlihat di sisi Barat KRL yang baru datang dari arah Sudirman / Tanah Abang menuju ke Bogor

Stasiun Manggarai 3

Stasiun Manggarai 3

Begitu sampai Manggarai, lumayan banyak sekali penumpang yang naik ke KRL, berbeda dengan saat di rel layang. Sepertinya sih kalau pagi, penumpang ke arah daerah commuter seperti Bogor atau Bekasi banyak berasal dari Manggarai.

Setelah berangkat meninggalkan Stasiun Manggarai, penumpang ke arah Bekasi mulai terlihat cukup banyak

Setelah berangkat meninggalkan Stasiun Manggarai, penumpang ke arah Bekasi mulai terlihat cukup banyak

View rel2 di Stasiun Manggarai

View rel2 di Stasiun Manggarai

KRL kemudian berbelok dari arah Selatan menuju arah Timur yaitu ke arah Bekasi. Seperti dugaanku, KRL mulai bergerak ‘cukup cepat’ begitu meninggalkan Manggarai. Untungnya masih dalam kecepatan dimana saya bisa melihat jelas berpisahnya rel ke arah Bogor dan rel ke arah Bekasi.

Rel ke arah Bekasi pun berpisah dengan rel ke arah Bogor yang terlihat pada foto ini

Rel ke arah Bekasi pun berpisah dengan rel ke arah Bogor yang terlihat pada foto ini

View pemukiman penduduk sekitar Stasiun Manggarai

View pemukiman penduduk sekitar Stasiun Manggarai

Di daerah Manggarai ini, rel KA posisinya berada lebih tinggi dibandingkan area pemukiman dan jalan sehingga meski sebenarnya bukan rel layang, tapi nikmat rasanya menikmati pemandangan daerah Manggarai dari atas KRL ini.

Jalan arteri menuju Stasiun Manggarai

Jalan arteri menuju Stasiun Manggarai

Jl. Tambak yg menghubungkan Manggarai dengan daerah Matraman / Salemba. Penumpang yg turun di St Manggarai mnuju arah Kuningan / Sudirman akan berjalan melalui jalan ini menuju terminal bus / halte busway

Jl. Tambak yg menghubungkan Manggarai dengan daerah Matraman / Salemba. Penumpang yg turun di St Manggarai mnuju arah Kuningan / Sudirman akan berjalan melalui jalan ini menuju terminal bus / halte busway

Kali Ciliwung terlihat di sisi Selatan rel KA

Kali Ciliwung terlihat di sisi Selatan rel KA

Kali Ciliwung membelah perjalanan KA

Kali Ciliwung membelah perjalanan KA

Terlihat Jl. Raya Matraman meski foto tidak sempurna

Terlihat Jl. Raya Matraman meski foto tidak sempurna

9. STASIUN JATINEGARA
Stasiun ini dekat dengan : Pasar Jatinegara, Matraman, Kampung Melayu, Jl. DI Panjaitan

KRL mulai memasuki Stasiun Jatinegara

KRL mulai memasuki Stasiun Jatinegara

Stasiun Jatinegara 1 - terlihat KA Argo Parahyangan yang baru tiba dari Bandung

Stasiun Jatinegara 1 – terlihat KA Argo Parahyangan yang baru tiba dari Bandung

Stasiun Jatinegara 2 - Pintu masuk keluar penumpang ke arah Jl. Jatinegara

Stasiun Jatinegara 2 – Pintu masuk keluar penumpang ke arah Jl. Jatinegara

Setelah KRL meninggalkan Jatinegara, terlihat persimpangan Jl. Jatinegara dengan interchange menuju Jl Tol Layang Cawang - Tanjung Priok

Setelah KRL meninggalkan Jatinegara, terlihat persimpangan Jl. Jatinegara dengan interchange menuju Jl Tol Layang Cawang – Tanjung Priok

Halte busway Stasiun Jatinegara juga terlihat jelas dari stasiun. Dari semua stasiun kereta di Jakarta, inilah stasiun yang lokasinya sangat dekat dengan halte busway bersama dengan Stasiun Juanda. Ini tentu memudahkan penumpang yang akan alih moda transportasi, dan sudah seharusnya seperti itu. Kalau perlu langsung ada koridor dari stasiun menuju tangga busway tanpa perlu keluar ke jalan dahulu.

Halte Busway Jatinegara

Halte Busway Jatinegara

Selepas Jatinegara, view progress proyek rel double-double track terus menghias sisi kiri rel KA arah Bekasi

PRoses pengerjaan double-double railway mulai terlihat jelas selepas Jatinegara

PRoses pengerjaan double-double railway mulai terlihat jelas selepas Jatinegara

Lembaga Pemasyarakatan (LP) Cipinang yang tersohor itu, di sisi Selatan rel KA

Lembaga Pemasyarakatan (LP) Cipinang yang tersohor itu, di sisi Selatan rel KA

Salah satu perlintasan sebidang di Jl. Raya Bekas Timur

Salah satu perlintasan sebidang di Jl. Raya Bekas Timur

10. STASIUN KLENDER
Stasiun ini dekat dengan Klender, LP Cipinang, Pasar Induk Cipinang, Jl Bekasi Raya, Jl. Pahlawan Revolusi, Jl. I Gusti Ngurah Rai

Kira2 7 menit setelah meninggalkan Jatinegara, KRL tiba di Stasiun Klender yang masih berada di wilayah Jakarta Timur. Stasiun ini cukup ramai apalagi lokasinya yang cukup strategis di daerah tengah wilayah Jakarta Timur dan banyak berdekatan dengan lokasi yang cukup dikenal publik seperti Pasar Induk Cipinang. Ada cukup banyak penumpang yang menunggu dari arah Klender menuju Jakarta. Ada juga sejumlah penumpang yang naik ke KRL arah Bekasi ini meski tidak terlalu banyak.

Jl Raya Bekasi di Klender

Jl Raya Bekasi di Klender

Stasiun Klender 1

Stasiun Klender 1

Stasiun Klender 2 - sepi

Stasiun Klender 2 – sepi

Stasiun KLender 3 - sisi Selatan

Stasiun KLender 3 – sisi Selatan

Pemandangan yang seragam di sisi kiri dan kanan rel KA Jakarta – Bekasi ini adalah daerah pemukiman dengan progress pembangunan rel ganda di sisi kiri rel arah Bekasi, sementara Jl. I Gusti Ngurah Rai berikut jalur busway menghias sisi kanan rel KA dengan lalu-lalang kendaraan yang melintas.

Selepas Stasiun Klender, telrihat salah satu jalan tikus dengan perlintasan tak berpalang

Selepas Stasiun Klender, telrihat salah satu jalan tikus dengan perlintasan tak berpalang

Proses pengerjaan double-double track masih terus terlihat sepanjang perjalnan

Proses pengerjaan double-double track masih terus terlihat sepanjang perjalnan

Antara perjalanan dari Stasiun Klender menuju Buaran, di sisi kiri jauh dapat terlihat bangunan tinggi Kantor Walikota Jakarta Timur yang berdiri ‘sendiri’ di antara pemukiman-pemukiman padat sekitarnya. Memang daerah Jakarta Timur ini bukanlah wilayah DKI yang dipenuhi high-rise seperti daerah yang lainnya.

Dari sisi UTara ini, di samping proyek double2 track, nun jauh di sana terlihat gedung kantor Walikota Jakarta Timu

Dari sisi UTara ini, di samping proyek double2 track, nun jauh di sana terlihat gedung kantor Walikota Jakarta Timu

Jl. Kol I Gusti Ngurah Rai ujung - daerah Klender

Jl. Kol I Gusti Ngurah Rai ujung – daerah Klender

11. STASIUN BUARAN
Stasiun ini dekat dengan daerah Buaran Plaza, I Gusti Ngurah Rai, Raden Inten, Jl menuju Universitas Darma Persada

Nama stasiun Buaran tidak terlalu sering saya dengar, mungkin karena bukan nama wilayah besar seperti Klender atau Cakung yang sudah sering terdengar, alias emang sayanya jarang berkunjung ke daerah sini πŸ˜€ Dari antara stasiun2 antara Jakarta – Bekasi, stasiun inilah yang saya kira paling kecil ukurannya. Meskipun demikian ada lumayan banyak penumpang, terutama di pagi itu para commuter yang akan menuju arah Jakarta Pusat.

Jembatan Banjir Kanal Timur - arah Selatan

Jembatan Banjir Kanal Timur – arah Selatan

Jembatan Banjir Kanal Timur - area sekitar tertata rapi dan indah - sisi Utara

Jembatan Banjir Kanal Timur – area sekitar tertata rapi dan indah – sisi Utara

Fly over Klender

Fly over Klender

Stasiun Buaran 1

Stasiun Buaran 1

Stasiun Buaran 2

Stasiun Buaran 2

KRL beranjak meninggalkan Stasiun Buaran - di sini pengerjaan double-double track tidak begitu terlihat

KRL beranjak meninggalkan Stasiun Buaran – di sini pengerjaan double-double track tidak begitu terlihat

Jl Kol I Gusti NGurah Rai ujung - mulai terlihat banyak gudang industri dan semakin jarang ruko2 karena semakin dekat perbatasan Bekasi

Jl Kol I Gusti NGurah Rai ujung – mulai terlihat banyak gudang industri dan semakin jarang ruko2 karena semakin dekat perbatasan Bekasi

12. STASIUN KLENDER BARU
Stasiun ini dekat dengan : Kantor Walikota Jakarta Timur, Pondok Kopi, Jl Raya Penggilingan, Banjir Kanal Timur

SEkilas nama mengingatkan pada Stasiun Pasar Minggu Baru. Well lokasinya relatif jauh dari Stasiun Klender dan lebih dekat ke arah perbatasan DKI Jakarta – Kabupaten Bekasi. Pagi itu suasana stasiun terlihat cukup sepi di kedua sisi, mungkin karena posisi stasiun yang dekat dengan Stasiun Cakung atau memang kebeteluan sedang sepi saja. Ukuran stasiun juga relatif tidak terlalu besar. Sayang saya tidak berhasil capture gedung stasiunnya

Stasiun Klender Baru

Stasiun Klender Baru

Jalan di sisi Selatan rel yang sudah sangat dekat dengan perbatasan Kota Bekasi - DKI Jakarta, jauh menyempit

Jalan di sisi Selatan rel yang sudah sangat dekat dengan perbatasan Kota Bekasi – DKI Jakarta, jauh menyempit

13. STASIUN CAKUNG
Stasiun ini dekat dengan Tol Jakarta Outer Ring Road (JORR) Cakung – Cilincing, Kantor Walikota Jakarta Timur – lebih gampang akses dari Stasiun Buaran, Pulo Gebang, Jl. Bintara, Banjir Kanal Timur

Terlihat di ujung jalan I Gusti Ngurah Rai salah satu perkulakan grosir besar

Terlihat di ujung jalan I Gusti Ngurah Rai salah satu perkulakan grosir besar

Lagi2 saya melihat perlintasa sebidang jalan tikus yang selalu dipakai pengendara motor dan pejalan kaki untuk memotong jalan. Cukup berbahaya, untungnya ada penjaga yang membantu karena dibanding perlintasan ke Bogor atau Serpong, perlintasan rel ke Bekasi ini sangat sangat sibuk.

PErlintasan sebidang yang cuma dijaga seseorang - hanya bisa dilewati motor

PErlintasan sebidang yang cuma dijaga seseorang – hanya bisa dilewati motor

PRoyek pengerjaan double-double track terlihat lagi di jelang Stasiun Cakung

PRoyek pengerjaan double-double track terlihat lagi di jelang Stasiun Cakung

Sekitar 2 menit dari Buaran, KRL tiba di Stasiun Cakung. Stasiun ini memiliki ukuran cukup besar dan ada 4 platform yang memisahkan ke-4 jalur rel. Rupanya stasiun ini merupakan stasiun buffering atau stasiun menunggu bagi KRL2 agar Kereta Api Antar Kota dapat mendahului atau melintas terlebih dahulu. Hal ini tentu blessing in disguise karena saya bisa dengan mudah mengambil foto2 sekitar stasiun.

Stasiun Cakung 1 - arah Jakarta

Stasiun Cakung 1 – arah Jakarta

Stasiun Cakung 2 - arah Bekasi / arah Timur

Stasiun Cakung 2 – arah Bekasi / arah Timur

Stasiun Cakung 4 - arah Jakarta

Stasiun Cakung 4 – arah Jakarta

Uniknya stasiun ini persis dilewati di atasnya oleh Jalan Tol Cakung – Cilincing alias sekarang Jakarta Outer Ring Road. Pilar2 besar fly over jalan tol menghias stasiun ini.

Pilar2 besar yang menyangga JORR Jalan Tol Cakung - Cilincing

Pilar2 besar yang menyangga JORR Jalan Tol Cakung – Cilincing

Penumpang KRL cukup banyak tapi tidak ramai - tidak jauh beda dengan saat KRL meninggalkan Manggarai

Penumpang KRL cukup banyak tapi tidak ramai – tidak jauh beda dengan saat KRL meninggalkan Manggarai

Pada waktu perjalanan Tersebut, ternyata Stasiun Cakung sedang dalam proses renovasi cukup besar. Mungkin akan dibuat jadi stasiun yang cukup besar dan representatif dari yang sekarang.

Salah satu proyek renovasi Stasiun Cakung

Salah satu proyek renovasi Stasiun Cakung

Kami menunggu kira-kira 7 menit di Stasiun Cakung, melihat KA Antar Kota melintas baru kemudian KRL bergerak kembali.

Selepas Stasiun Cakung mulai terlihat banyak lahan kosong daerah perbatasan DKI - Bekasi

Selepas Stasiun Cakung mulai terlihat banyak lahan kosong daerah perbatasan DKI – Bekasi

14. STASIUN KRANJI
Stasiun ini dekat dengan Jl. Jenderal Sudirman Bekasi, Bekasi Grand Mall, Jl Sultan Agung – Bekasi Raya, Kalibaru, Jl Pemuda

View pinggiran kota daerah urban terlihat dengan jelas setelah KRL meninggalkan wilayah kota DKI Jakarta

Salah satu lapangan bola yang tertangkap kamera hp ku jelang masuk St Kranji

Salah satu lapangan bola yang tertangkap kamera hp ku jelang masuk St Kranji

Ada waktu sekitar 5 menit lebih dari Stasiun Cakung hingga akhirnya KRL tiba di stasiun Kranji yang sudah masuk wilayah administratif Kota Bekasi. Stasiun ini terlihat cukup kecil, nyaris tidak beda jauh dengan Stasiun Buaran. Padahal di sisi rel arah Jakarta saya lihat banyak sekali penumpang yang menunggu KRL arah Jakarta.

Stasiun Kranji 1

Stasiun Kranji 1

Stasiun KRanji 2

Stasiun KRanji 2

Sayangya, masih ada sisi platform penumpang yang belum dibuatkan atap, sehingga kalau hujan pasti penumpang akan menumpuk di sisi platform yang memiliki atap. Padahal peron penumpang yang saya lihat cukup sempit.

Stasiun Kranji 3 - sisi UTara, terlihat beberapa penumpang menunggu KRL arah Jakarta

Stasiun Kranji 3 – sisi UTara, terlihat beberapa penumpang menunggu KRL arah Jakarta

Stasiun KRanji 5 - sisi Selatan.  Banyak penumpang yg turun dari KRL di stasiun yang sudah masuk wilayah Kota Bekasi ini

Stasiun KRanji 5 – sisi Selatan. Banyak penumpang yg turun dari KRL di stasiun yang sudah masuk wilayah Kota Bekasi ini

Progres pembangunan double-double track tetap terlihat jelas hingga wilayah Bekasi. Sepertinya target pengerjaan tidak panjang dan mungkin tahun depan atau 2016 kita sudah bisa melihat 4 jalur rel sepanjang Jakarta – Bekasi

Proyek pengerjaan double-double track terus dilakukan

Proyek pengerjaan double-double track terus dilakukan

15. STASIUN BEKASI

Terlihat fly over boulevard Jl. Ahmad Yani, jalan paling besar di Kota Bekasi. Ke arah Selatan, jalan itu akan terus menujug Gerbang Tol Bekasi Barat di Jl. Tol Jakarta – Cikamepk

Setelah meninggalkan Stasdiun Kranji, terlihat di sisi Selatan fly over Kota Bekasi - saya kurang tahu fly over yang menghubungkan apa, belum pernah jelajah Bekasi soalnya

Setelah meninggalkan Stasdiun Kranji, terlihat di sisi Selatan fly over Kota Bekasi – saya kurang tahu fly over yang menghubungkan apa, belum pernah jelajah Bekasi soalnya

Salah satu kali kecil dan jalan perkotaan yang terlihat di sisi UTara rel tepat sebelum masuk St Bekasi

Salah satu kali kecil dan jalan perkotaan yang terlihat di sisi UTara rel tepat sebelum masuk St Bekasi

 
Di sisi Utara sebelum masuk stasiun, terlihat Akademi Teknik Perkeretaapian – calon2 pegawai PT KAI banyak dididik di sini

Setelah kurang dari 1 jam dari Stasiun Kota (kira2 53 menit), tibalah KRL yang saya tumpangi di stasiun tujuan akhir yaitu Stasiun Bekasi. Dengan menghitung delay di Stasiun Manggarai dan Stasiun Cakung, perjalanan relatif sangat cepat. Namun mungkin akan berbeda untuk arah sebaliknya, terutama jumlah penumpang yang tentu berbeda.

KRL pun akhirnya tiba di stasiun tujuan akhir yakni Stasiun Bekasi

KRL pun akhirnya tiba di stasiun tujuan akhir yakni Stasiun Bekasi

Inilah Gerbung depan KRL yang baru saja say tumpangi. Beberapa saat lagi KRL tersebut akan kembali melanjutkan perjalanan ke Jakarta Kota

Inilah Gerbung depan KRL yang baru saja say tumpangi. Beberapa saat lagi KRL tersebut akan kembali melanjutkan perjalanan ke Jakarta Kota

Pintu masuk/keluar Stasiun Bekasi sisi Utara

Pintu masuk/keluar Stasiun Bekasi sisi Utara

Semua penumpang turun dari KRL menuju pintu keluar di sisi Utara dan Selatan rel

Semua penumpang turun dari KRL menuju pintu keluar di sisi Utara dan Selatan rel

Jalur pintu masuk / keluar arah Selatan ini cukup berbahaya terutama mengingat KA Luar Kota sering melintas dari rel yang sebelah kana. Jadinya penumpang yang baru turun dari KRL menuju arah Selatan harus SANGAT berhati-hati karena harus melihat ke kanan apakah ada KA luar kota yang melintas kencang. Entah kenapa KA harus melintas jalur KA paling kanan, bukan yang di tengah seperti di Stasiun Cakung, Serpong, atau Gambir. stasiun Ini harus menjadi perhatian, apalagi suara pengumuman kadang sulit didengar ketika banyak penumpang yang keluar.

Pintu masuk/keluar Stasiun Bekasi sisi Selatan

Pintu masuk/keluar Stasiun Bekasi sisi Selatan

Sama seperti Stasiun Depok, penataan lansekap di Stasiun Bekasi yang meski ala kadarnya cukup menyegarkan mata untuk melihat. Banyak jenis tanaman bunga-bungaan yang dipelihara berikut kolam kecil tepat di antara kedua jalur rel.

Taman kecil yang turut menghias Stasiun Bekasi

Taman kecil yang turut menghias Stasiun Bekasi

Saat itu ada dua KRL dari Jakarta yang baru tiba di Stasiun Bekasi - KRL yang baru saja saya tumpangi adalah yang kiri. Dalam hitungan menit, KRL yang di kanan akan kembali menuju Jakarta Kota dilanjutkan yang kiri

Saat itu ada dua KRL dari Jakarta yang baru tiba di Stasiun Bekasi – KRL yang baru saja saya tumpangi adalah yang kiri. Dalam hitungan menit, KRL yang di kanan akan kembali menuju Jakarta Kota dilanjutkan yang kiri

TErlihat di ujung sana Jembatan KA oldie yang melintasi Kali Bekasi.

Ujung rel KA arah Timur, dimana akan dilintasi KA Jarak Jauh menuju arah Jawa

Ujung rel KA arah Timur, dimana akan dilintasi KA Jarak Jauh menuju arah Jawa

Tak lupa saya mengambil gambar penampakan luar Stasiun Bekasi yang masih sangat oldie. Mudah2n secepatnya akan ada renovasi

Tampak depan Stasiun Bekasi . My trip is now over

Tampak depan Stasiun Bekasi . My trip is now over

LOket penumpang Stasiun Bekasi yang masih old fashioned dan terkesan kurang terawat

LOket penumpang Stasiun Bekasi yang masih old fashioned dan terkesan kurang terawat

by Andre Sihotang
https://www.facebook.com/andre.sihotang

Advertisements

22 thoughts on “My Diary : Naik KRL Commuter Line Jakarta Kota – Bekasi

    • Iy, paling2 delay di Stasiun Cakung dan Stasiun Manggarai yg bisa bikin lama. Dari Kranji ke Duren Kalibata itu ga bakal lebih dari sejam. Bayangkan kalau naik kendaraan pribadi atau angkutan kota, jauhlah hehe πŸ˜€

  1. Keren banget bang ceritanya lengkap. Saya yg kebetulan tinggal dibekasi (bukan asli bekasi tapi perantauan) pengen jg ngerasain naik KRL menuju ke jakarta kota terus ke ancol. Rencananya besok tgl 12 des 2015. Pagi sekali pengen berangkatnya biar ga terlalu siang nyampenya.

    • Wahh baru nyoba KRL dong tanggal 12 kmaren. Semoga enjoy kmaren jalan2ny… kalo pagi2 itu enak, krn masih sepi. Hari Sabtu biasanya yang ke Bogor yg rame, pada jalan2..

    • Mas sy mau tanya dong, kalau mau ke daerah duren jaya Bekasi timur, kampung cerewed. Dari stasiun kereta bekasi naik apa ya…? Sy dari depok.

      • Hi Netty. Kalo Kata temen saya yg orang Bekasi Timur, ga ada angkot langsung, dan kalo nyambung2 agak ribet. Mendingan naik ojek aja kayak Gojek / Go Ride

    • Hi shinta, aku bantu jawab ya. Dari pagi udah ada kok mbak, senin s/d minggu. banyak kok orang bekasi yg bekerja di jakarta. Jd jgn khawatir.

  2. dari st kranji ke daerah mall taman anggrek pada jam sibuk pagi berapa lama, turun dimana trs lanjut pake apa? maaf belum pernah naik krl

    • Hi, thanks for visiting
      dr Kranji:
      1. KRL Bekasi – Jakarta Kota, turun di St Manggarai
      2. KRL Bogor/Depok – Tanah Abang / Duri / Kampung Bandan, naik dari St Manggarai turun di St Duri
      3. KRL Duri – Tangerang, naik dr St Duri turun di St Grogol

      Keluar dr St Grogol, masuk ke halte Busway Grogol Stasiun, terus naik busway arah Selatan
      (Halte Grogol Stasiun – Halte Grogol – Halte depan Mal Taman Anggrek). Ud tinggal turun di halte itu nyebrang ke Mal Taman Anggrek πŸ™‚

      kykny total sekitar 2 jam lah dapat. Karena ada dua kali transit jadi waktu persisny ga bisa diperkirakan.

      • Hi Gia, thanks for visiting. Dari Jakarta Kota ongkos sekitar 4 ribu rupiah. Perjalanan total sekitar 1 jam lebih (termasuk delay menunggu di Cikini – Manggarai dan Cakung)

  3. Saya orang baru di Jakarta dan tinggal di Kelapa Gading. Menurut saya postingan ini sangat membantu dan telah menyelamatkan detik-detik berharga saya dari perjalanan sia-sia via aspal panas dari Kelapa Gading ke Bekasi.

    Terimakasih pak Andre!

  4. Saya org bekasi. Lumayan sering naik kereta ini. Biasa naik dari stasiun juanda turun di stasiun kranji. Kalo dari bekasi ke jakarta lebih sering naik bus. Ga pernah naik KRL. Btw mau tanya mas. Kalo ongkos KA dari stasiun maja ke stasiun rangkasbitung brp ya? Trus beli tiketnya di stasiun maja atau di internet?? Keretanya rangkas jaya ya?? Ada rencana pengen jalan2 kesana. Kalo bawa mobil kyknya ga mungkin. Jalannya kyknya ruwet hehehe…

    • Hi Mas Tamtomo. Untuk ke Rangkasbitung dari Maja naik KA Lokal, ongkosny kalo ga salah flat Rp 5000. Silakan beli di loket St. Maja. Loket biasanya buka 1 jam – 30 menit sebelum jadwal KA Lokal tiba di Stasiun Maja, jadi kalo loket tutup berarti kedatangan KA Lokalny ms agak lama. Ada kok papan jadwal di St. Maja πŸ™‚
      Happy traveling πŸ™‚

  5. Halo kak. Mau nanya dong. Kalau dari Bekasi ke kelapa gading rutenya gimana ? Aku sih rencana jaga2 nanti kak kalau jadi kerja disana hehe. Terus ongkos kira2 berapa? Thanks kak infonya.

    • Hi Tiara… dari Bekasi naik KRL kamu bisa turun di St. Jatinegara.
      1. Dari St. Jatinegara, turun kemudian naik KRL arah Bogor / Depok (ada di sisi Utara stasiun, paling ujung di seberang dari arah gedung stasiun. Nanti bisa turun di St. Senen, kemudian dari Senen ambil aja angkot atau busway arah Pulogadung, turun di persimpangan Pulomas. DI simpang y ud ke arah kiri ud ke Kelapa Gadung
      2. Turun di St. Jatinegara, keluar stasiun kemudian kemudian sambung busway yang ke arah Tanjung Priok (tapi agak jauh sekitar 500 m dari St Jatinegara ke halte busway simpang jalan arah Tj. Priok). Nanti turun di halte busway dekat pertigaan Mal Artha Gading (malny gede kok, keliatan dari busway). Dari situ ud dekat masuk ke Kelapa Gading

      Atau kalau mau santai, ya ud turun di St. Klender atau Jatinegara, dari situ naik Gojek/Grab ke Kelapa Gading, bisa dapet di bawah Rp 20.000
      Sayang ga ada trayek khusus busway atau bus gede yg ke Kelapa Gading, mgkn karena org di dalamny punya kendaraan semua jadi angkot kurang πŸ˜€

      Semoga membantu

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s