Denominasi Rupiah? Supaya jangan lagi ada kalimat “US$ 1 = Rp 10.000”

Rasanya sudah lebih dari sepuluh kali aku menjelaskan 1 Rupee = 200 rupiah. Dan reaksi yang selalu aku dapatkan dari rekan-rekan di India sono “Wow!! How cheap rupiah is. I can go to Indonesia to buy everything with my Rupees“. Dan berulang kali pula kujelaskan dengan agak (sedikit) kesal bahwa meskipun persamaan nominalnya demikian, level harga riil di pasaranantara India dan Indonesiatidak berbeda sama sekali, bahkan nyaris sama...sehingga persamaan nominal di atas hanya berlaku dipasar devisa.

….Beberapa tahun terakhir isu yang cukup banyak dibicarakan selain Energi dan Keamanan adalah Denominasi Rupiah. Saat ini menurut Bank Indonesia proses sosialisasi telah dimulai, dan memang akan memakan waktu yang cukup panjang agar benar-benar terealisasi (bila memang jadi).Banyak opini bermunculan, banyak komentar dan analisisbaik dari pelakusaham, pialang, orang2 keuangan, pejabat publik, dan masyarakat awam mengenairencana Bank Indonesia ini. Wajar saja, karena mengetahui Rp 10.000 akan’dikecilkan’ jadi Rp 10…tentu semua menjadi keblinger dan takut.

Ternyata setelah mempelajari usulan tersebut, barulah konsepnya mulai dapat dipahami.  Bahwa denominasi berarti pengecilan nominal nilai mata uang tanpa mengurangi sedikitpun nilai riil-nya. Dengan kata lain level nominal angka mata uang rupiah akan di-degradasikan 3 tingkat (3 angka 0 ). Dan prosesnya juga bukan sekejap mata, melainkan akan melalui sosialisasi 1 tahun, dan 9 tahun berikutnya proses penyeragaman, perubahan cetakan mata uang, perubahan label harga, yang akan diakhiri penarikan semua uang dengan pengangkaan nominal yang lama.

Rp 10.000 (dulu) ==> Rp 10 (kemudian)

Lho apa pentingnya denominasi??

Kalau sahabat pena membaca paragraf pertama, ceritaku di atas, kamu pasti bisa melihat sedikit kegalauan saat aku menjelaskan nominal rupiah yang jauh lebih kecil dari Rupee India, US Dolar, Ringgit Malaysia, Baht Thailand, padahal level riil-nya adalah sama. Sepertinya negara-negara tersebut  jauuuh lebih makmur daripada Indonesia.
Demikian juga betapa memalukannya mendengar US$ 1 = Rp 10.000. Seolah2 perekonomian kita sangat terbelakang sehingga nilai mata uang kita menjadi sangat kecil (bayangkan Rp 1 =US$ o,oo11 , betapa sedihnya kita melihat perbandingan itu)

rsz_11rupiah

Perbandingan Mata Uang Rupiah dengan Mata Uang Negara2 lain( lihat angka2nya, sangat jauh )

Sekarang yang terpenting adalah bagaimana Bank Indonesia lebih menyempurnakan lagi rencana tersebut, sehingga tidak berantakan dan semua berjalan sesuai rencana. Dan yang terpenting kita2 masyarakat bisa memahami dan menjalankannya kelak setelah proses denominasi digulirkan tanpa masalah berarti di kemudianhari. Karena seperti di negara2 lain yang menjalankan (Contoh Uni Eropa dengan Euro-ny), proses tersebut membutuhkan waktu bertahun2 dan bukan tanpa masalah.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s