Industri Musik Sekarang

Zaman millenium ini diperkirakan oleh banyak pihak dan pengamat musik sebagai kuburan industri rekaman musik terutama kaset dan CD. Bila di era 90-an toko2 kaset dan CD selalu diramaikan oleh pengunjung untuk membeli kaset musik musisi idola mereka, serta setiap toko ramai2 memikat pengunjung mal dan plaza dengan dekorasi yang cantik dan memutar lagu2 yang sedang populer, di zaman sekarang semakin sulit ditemukan. Coba deh sekarang ini cari toko musik di Mal Taman Anggrek atau di pusat perbelanjaan lainnya, pasti bakal agak sulit menemukannya..

Kini perkembangan internet dan telekomunikasi seluler telah merubah semuanya. Sangat mudah sekali untuk mendapatkan lagu2 favorit dari internet dengan mendownload dari ribuan situs download mp3 baik yang free maupun berstatus share between membership. Untuk HP, industri ringtone dan sebagainya adalah wajah baru industri musik saat ini yang terus bergelimang dan mengundang banyak enterpreneurship2 baru. 19303_meja_okhttp://images.google.co.id/imgres?imgurl=http://wb5.itrademarket.com/pdimage/03/19303_meja_ok.jpg&imgrefurl=http://indonetwork.co.id/Dotnet/19303/mesin-box-ringtone-foto-box-smsclub-rilo-yess-point.htm&usg=__-6Je9n35ul0EsnxNEtSGM5IuOJs=&h=720&w=576&sz=168&hl=id&start=5&zoom=1&itbs=1&tbnid=5iQGvCC_sQpwLM:&tbnh=140&tbnw=112&prev=/images%3Fq%3Dtoko%2Bringtone%26hl%3Did%26gbv%3D2%26tbs%3Disch:1

Kini kios2 kecil penjual ringtone dan berbagai hal terkait HP dan musik lainnya sangat mudah ditemukan di supermarket dan plaza. Omzetnya pun lumayan banyak sehingga diperkirakan industri ini masih akan tetap hidup untuk beberapa lama ke depan. Satu lagi keunggulan download adalah, kini para konsumen dapat memiliki lagu2 favorit yang mereka inginkan dari berbagai musisi dan jenis musik, tanpa perlu mengeluarkan banyak biaya lagi untuk membeli sekian banyak kaset dari penyanyi2 berbeda gara2 lagu2 favorit yang tidak ada dalam satu kaset. Alias, kini penggemar musik bisa membuat ‘album kompilasi’ sendiri di HP atau komputernya tanpa perlu mendengar lagu2 lain yang ia kurang suka.

Tidak ada yang salah dari fenomena di atas. Itulah implikasi kemajuan era teknologi informasi di Millenium Ketiga ini. Namun ada juga sih yang ingin aku kritisi dalam proses ‘matinya’ industri musik kaset dan compact disc. Siapa suruh pemerintah menetapkan pajak yang tinggi bagi produksi rekaman musik? Bayangkan saja sekarang harga satu kaset album rekaman seorang musisi lokal berharga Rp 20.000 dan musisi luar berharga Rp 25.000. cd_storeUntuk CD lebih mahal lagi, lokal Rp 35.000 – Rp 55.000 dan musisi luar Rp 40.000 – Rp 75.000. Lha, kantong siapa yang sanggup untuk dikosongkan sebanyak itu, padahal paling2 konsumen hanya membutuhkan 1 2 3 lagu hit dari album tersebut, sementara sisanya pelengkap saja. Belum lagi bila konsumen ingin mencari lagu hit dari musisi lain, ia harus membeli kaset/CD nya juga. Bangkrut deh!.. Gimana orang enggak nge-download atau mengkopi file musik? Gratis, dan bisa milih lagi.

Emang harga2 tersebut diakibatkan penyesuaian oleh prosedur musik karena pajak yang ditetapkan pemerintah termasuk tinggi. Untuk orang yang berkantong tebal, atau penggemar musik sejati yang emang sangat nge-fan dengan musisi idolanya, membeli kaset dan CD adalah suatu kebanggaan. Tapi untuk penggemar musik lainnya, membeli kaset dan CD rasanya perlu diprioritaskan di urutan paling belakang atau bahkan tak perlu dilakukan. Mendingan beli barang kebutuhan yang lain aja deh..

Yah demikianlah pemandangan umum industri musik kini. Produser musik kini lebih memprioritaskan anggaran ke penyelenggaraan konser musik (yaa, mana bisa didownload suasana dan kemegahan sebuah konser musik) serta industri ringtone HP yang semakin menjamur. Kasihan juga sih melihat musisi2 yang kehilangan penghasilan dari hasil penjualan kaset dan CD, yang merupakan hasil karya terbaik mereka dalam bermusik. Selain itu kasihan juga melihat toko2 musik yang semakin banyak gulung tikar dan pegawainya kini menjadi pengangguran.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s